Buka Puasa Bersama, Gadis 18 Tahun Menghilang dari Rumah

Tenaga yang dipenuhi kecemasan dan keheningan mendominasi atmosfer rumah sederhana milik pasangan Suparno (55) dan Mariani (53), berlokasi di Jalan Pringgan, Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang. Kecemasan ini dipicu oleh hilangnya putri bungsu mereka, Riri Andini Maharani (18), dan anak balitanya yang berusia 2 tahun tanpa jejak setelah berangkat buka puasa bersama dengan seorang teman laki-laki yang baru dikenal dari media sosial.
Gadis 18 Tahun Menghilang Tanpa Jejak
Riri, yang biasa berdagang sosis dan jajanan anak-anak sehari-hari, telah menghilang selama hampir lima hari tanpa kabar sama sekali. Kecemasan keluarganya semakin diperparah oleh fakta bahwa Riri tidak membawa ponselnya saat pergi. Gadis muda ini terakhir kali diketahui berangkat dengan Aldi Syahputra (20), seorang pria yang mengendarai sepeda motor Mio, sekitar pukul 18.00 WIB, Minggu (8/3/2026).
“Pada awalnya, dia datang ke rumah kami dan mengaku jatuh cinta kepada putri saya. Dia mengaku tinggal di sebuah kos di dekat Carrefour dan berasal dari Rantau Prapat. Tidak lama setelah itu, dia mengajak putri dan cucu saya untuk buka puasa bersama, dan saya memberikan izin. Namun, sampai saat ini, mereka belum kembali,” ujar Suparno, ayah korban, dengan nada khawatir.
Keluarga Mulai Curiga
Keluarga mulai merasa curiga ketika pria yang mengajak Riri buka puasa itu sebelumnya sempat menawarkan jam tangan dan berencana menjual sepeda motornya kepada Suparno. “Saya menolak jam tangan tersebut karena saya tidak terbiasa memakainya. Untuk sepeda motor, saya bilang akan mempertimbangkannya. Namun, ternyata dia malah membawa pergi putri saya,” ungkap Suparno.
Balita yang juga belum kembali adalah Isa Almahi (2), putra dari Riri dan cucu dari pasangan Suparno dan Mariani.
Ciri-ciri Pria yang Mengajak Riri
Suparno memberikan detail fisik pria tersebut: bertubuh agak kecil, berkulit hitam, dan bagian depan rambutnya diwarnai. Sementara itu, Riri terakhir kali dilihat mengenakan celana hitam, baju berwarna oranye, dan hijab hitam saat pergi.
Keluarga Melaporkan Kejadian ke Polrestabes Medan
Keluarga telah melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Medan setelah mendapatkan saran dari Bhabinkamtibmas setempat. “Harapan saya adalah pihak berwenang segera menindaklanjuti laporan kami dan segera menemukan putri dan cucu saya dengan selamat,” ucap Suparno dengan harapan penuh.
Keluarga mengungkapkan bahwa Riri dan Aldi baru saling mengenal sekitar satu bulan melalui Facebook sebelum akhirnya beralih ke Whatsapp, dan kemudian terjadi peristiwa ini.