Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Remaja Genk Motor dengan 10 Sajam di Basecamp
Dalam upaya menjaga ketertiban di wilayah Pelabuhan Belawan, Tim Macan dari Polres Pelabuhan Belawan telah melakukan tindakan tegas terhadap kelompok genk motor yang meresahkan masyarakat. Penangkapan seorang remaja berinisial BA (16) menjadi sorotan, karena ia diduga terlibat dalam aktivitas geng motor yang sering kali menyebabkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di kawasan Martubung.
Proses Penangkapan Remaja Genk Motor
Penangkapan remaja tersebut berlangsung pada Rabu, 23 September 2026, sekitar pukul 05.10 WIB, di Jalan Pancing 1 Martubung, tepatnya di bawah jembatan jalan tol. Tim Macan Pelabuhan Belawan berhasil mengamankan BA setelah melakukan patroli rutin yang bertujuan untuk mencegah gangguan Kamtibmas di area tersebut.
Pengamanan Barang Bukti
Saat penangkapan, petugas tidak hanya mengamankan BA, tetapi juga menemukan barang bukti yang signifikan. Tercatat, ada 10 pucuk senjata tajam dan sebuah handphone Android yang diamankan sebagai bagian dari penyelidikan lebih lanjut. Penemuan barang bukti ini menunjukkan potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh kelompok ini.
Langkah Proaktif Polres Pelabuhan Belawan
Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Aditya S.P. Sembiring, SIK., M.H., melalui Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu, SH., MH., menjelaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari strategi kepolisian untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan, terutama yang berkaitan dengan tawuran dan kejahatan jalanan. Menurutnya, langkah pencegahan ini diharapkan dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.
Patroli KRYD Sebagai Langkah Pencegahan
Kompol Jan Piter menyatakan, “Kami terus melaksanakan patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sebagai upaya pencegahan. Setiap informasi mengenai potensi gangguan Kamtibmas akan segera ditindaklanjuti.” Patroli ini menjadi salah satu metode efektif untuk memantau dan menjaga keamanan di daerah yang rawan kejahatan.
Kronologi Penangkapan
Awal mula penangkapan terjadi saat Tim Macan melaksanakan patroli KRYD di wilayah Medan Labuhan. Tim melihat tiga remaja yang berboncengan sepeda motor di sekitar Jalan Martubung, yang menimbulkan kecurigaan pada petugas. Setelah menghentikan mereka untuk pemeriksaan, dua dari remaja tersebut dinyatakan tidak terlibat, sementara BA mengakui dirinya sebagai anggota kelompok geng motor yang dikenal dengan nama WARNEK.
Penyisiran ke Basecamp
Berdasarkan informasi yang diperoleh, personel kemudian melakukan penyisiran ke lokasi yang diyakini sebagai basecamp kelompok tersebut di Jalan Rawe 3. Di sekitar warung yang diduga menjadi tempat berkumpul, petugas menemukan 10 bilah senjata tajam yang disembunyikan. Penemuan ini menegaskan bahwa geng motor tersebut memang terlibat dalam aktivitas yang membahayakan masyarakat.
Proses Hukum Selanjutnya
Setelah penangkapan, BA dibawa ke Mako Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Seluruh barang bukti yang berhasil diamankan juga diserahkan kepada piket Sat Reskrim Polres untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut. Tindakan ini merupakan bagian dari komitmen Polres untuk menegakkan hukum dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Komitmen Polres dalam Menjaga Kamtibmas
Polres Pelabuhan Belawan menegaskan bahwa mereka akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan langkah-langkah preventif guna mengantisipasi aksi tawuran, geng motor, serta gangguan Kamtibmas lainnya. Dengan demikian, masyarakat di wilayah ini dapat merasa lebih aman dan terlindungi dari ancaman kejahatan jalanan yang kerap mengganggu ketenteraman.
- Peningkatan patroli di daerah rawan kejahatan.
- Penegakan hukum terhadap pelanggar Kamtibmas.
- Kerja sama dengan masyarakat untuk mendapatkan informasi.
- Pemberian edukasi tentang bahaya geng motor.
- Peningkatan kehadiran polisi di tempat-tempat strategis.
Dengan upaya yang terus dilakukan oleh pihak kepolisian, diharapkan dapat menciptakan situasi yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga di Pelabuhan Belawan. Penanganan terhadap geng motor seperti WARNEK menjadi salah satu langkah penting dalam meminimalisir tindakan kejahatan dan memelihara ketertiban di masyarakat.




