Wakil Wali Kota Resmikan PKKMB STMIK Methodist Binjai, Ajak Mahasiswa Dorong Inovasi Digital

Dalam era yang semakin dipenuhi oleh kemajuan teknologi, tantangan bagi mahasiswa masa kini semakin kompleks. Pada tanggal 11 September 2026, STMIK Methodist Binjai menggelar kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan tema “Membangun Generasi Digital Berkarakter, Berinovasi, dan Berkarya untuk Masa Depan”. Acara ini bukan hanya sekadar penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga bertujuan untuk membekali mereka dengan berbagai keterampilan yang dibutuhkan dalam menghadapi perkembangan teknologi yang cepat. Dalam pengantarnya, Ketua STMIK Methodist Binjai, Dr. Ramen A. Purba, M.Kom, menekankan bahwa mahasiswa harus mampu beradaptasi, berpikir kritis, dan berkolaborasi untuk menghadapi perubahan yang sangat cepat dalam dunia teknologi.
Pentingnya Kesiapan Mahasiswa Menghadapi Era Digital
Dr. Ramen A. Purba, M.Kom, dalam sambutannya, menjelaskan bahwa mahasiswa tidak cukup hanya sekadar menjadi pengguna teknologi. Mereka dituntut untuk menjadi pencipta, pengembang, dan penggerak inovasi yang dapat memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Hal ini menjadi sangat relevan mengingat cepatnya perubahan yang terjadi dalam dunia digital. Mahasiswa perlu mengembangkan kompetensi dan keterampilan yang mumpuni agar dapat berperan aktif dalam menciptakan solusi bagi berbagai tantangan sosial dan teknologi yang ada.
Kegiatan PKKMB diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru dalam membangun wawasan dan karakter yang sesuai dengan tuntutan zaman. Dengan demikian, mereka tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan tanggung jawab sosial yang tinggi.
Sinergi Antara Perguruan Tinggi dan Pemerintah
Acara ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, yang diwakili oleh Staf Ahli Wali Kota Binjai Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Gloria Sinulingga, S.Pd., M.Pd. Kehadiran pemerintah kota dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan yang kuat terhadap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam menghasilkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat upaya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan inovasi dan kreativitas mahasiswa.
Peran Yayasan Methodist Indonesia dalam Pendidikan
Yayasan Methodist Indonesia juga turut berperan aktif dalam kegiatan PKKMB ini. Ketua Pembina Yayasan, Peterus SH MM, dan Pembina Ronnie Eden, hadir untuk memberikan dukungan kepada mahasiswa baru. Dalam sambutannya, Hendy Rahalim, S.Kom, SH, menekankan bahwa pendidikan tinggi harus menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga berintegritas dan bertanggung jawab. Hal ini penting agar lulusan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi masyarakat.
Materi PKKMB yang Relevan untuk Mahasiswa Baru
PKKMB juga menghadirkan beberapa narasumber yang berkompeten untuk memberikan materi yang relevan bagi mahasiswa baru. Swangro Lumbanbatu, S.T., M.Si, Ketua DPD GAMKI Sumatera Utara dan Direktur Utama PD AIJ Sumut, membawakan materi mengenai “Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara”. Materi ini memberikan pemahaman yang mendalam tentang jati diri bangsa serta tanggung jawab generasi muda dalam menjaga persatuan di tengah perubahan sosial yang cepat.
Narasumber lainnya, Dr. Dicky Nofriansyah, S.Kom, M.Kom, membahas “Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri”. Dalam sesi ini, mahasiswa diajak untuk memahami dinamika perubahan ekosistem pendidikan serta dunia kerja akibat kemajuan teknologi, termasuk pentingnya literasi digital dan kemampuan berpikir kritis.
Pembentukan Karakter Melalui Muatan Lokal
Lidia Sari Batubara, S.Pd, juga menyampaikan materi tentang “Pembentukan Karakter Mahasiswa dan Muatan Lokal Perguruan Tinggi”. Di sini, ia menekankan pentingnya integritas, etika, dan disiplin dalam kehidupan mahasiswa. Karakter yang baik akan menjadi fondasi yang kuat bagi mahasiswa untuk berkontribusi positif di masyarakat.
- Integritas dan etika sebagai landasan karakter
- Pentingnya disiplin dalam mencapai tujuan akademik
- Tanggung jawab sosial sebagai mahasiswa
- Komunikasi yang baik untuk membangun relasi
- Penghargaan terhadap nilai-nilai lokal dalam pendidikan
Partisipasi dan Dukungan dari Berbagai Pihak
Acara PKKMB ini juga dihadiri oleh berbagai perwakilan dari lembaga dan organisasi lain, termasuk BAPERIDA Kota Binjai, Ketua Klub Indonesia Hijau (KIH) Sumatera Utara, Iskandar Usman, serta Sekretaris DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Langkat, Rikson Purba. Kehadiran mereka menambah nilai penting dari acara ini, menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pendidikan dan pengembangan karakter mahasiswa.
Pelaksanaan PKKMB yang Edukatif dan Interaktif
Ketua Panitia PKKMB, Tiar Marrisan, menyatakan bahwa kegiatan ini dirancang sedemikian rupa agar berlangsung secara edukatif dan interaktif. Berbagai kegiatan menarik disiapkan, seperti permainan, tour kampus, pengenalan sistem perkuliahan, serta penyuluhan tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS). Melalui pendekatan ini, mahasiswa baru diharapkan dapat lebih mudah memahami lingkungan akademik yang baru mereka masuki.
Rangkaian kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman mengenai sistem akademik, tetapi juga hak dan kewajiban mahasiswa, serta pentingnya etika dalam kehidupan kampus. Hal ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua mahasiswa.
Menumbuhkan Rasa Kepemilikan terhadap Almamater
PKKMB juga berperan sebagai ruang awal bagi mahasiswa untuk membangun relasi dan mengenal satu sama lain. Dengan adanya interaksi ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami budaya akademik dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap almamater. Ini adalah fondasi yang penting untuk membangun komunitas yang solid di dalam kampus.
Dengan demikian, melalui kegiatan PKKMB ini, STMIK Methodist Binjai menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan integritas. Mahasiswa baru diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat, berinovasi, dan berkolaborasi untuk menciptakan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.
PKKMB bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan langkah awal yang strategis bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri memasuki dunia pendidikan tinggi. Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan ilmu, teknologi, inovasi, dan karya nyata yang mereka pelajari selama menempuh pendidikan di STMIK Methodist Binjai untuk menghadapi tantangan di masa depan.
