Wisuda ke-26 Sarjana dan Pascasarjana UMRAH: Ansar Ahmad Soroti Peran SDM di Era Society 5.0

Pendidikan tinggi selalu menjadi pilar penting dalam mempersiapkan generasi masa depan yang mampu bersaing di kancah global. Dalam konteks ini, Wisuda ke-26 Sarjana dan Pascasarjana Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) menjadi momen yang sangat berarti. Gubernur Kepulauan Riau, H Ansar Ahmad, hadir untuk memberikan sambutan yang menggugah semangat para wisudawan, sekaligus menyoroti pentingnya peran sumber daya manusia (SDM) di era Society 5.0. Era ini menuntut kita untuk memanfaatkan teknologi dengan bijak, dan di sinilah kualitas SDM menjadi kunci utama untuk mendorong kemajuan.
Pentingnya Pendidikan dalam Era Society 5.0
Dalam sambutannya, Gubernur Ansar menggarisbawahi bahwa saat ini kita telah memasuki era Society 5.0, sebuah fase di mana teknologi dan kehidupan sehari-hari semakin terintegrasi. Di era ini, pemanfaatan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), Big Data, dan Internet of Things (IoT) menjadi sangat vital.
Namun, di tengah kemajuan teknologi yang pesat, Ansar menekankan bahwa kualitas SDM tetap menjadi penentu utama. Tanpa SDM yang berkualitas, semua teknologi canggih tersebut tidak akan memberikan dampak yang maksimal. Dia mengingatkan bahwa teknologi hanyalah alat; manusialah yang menentukan bagaimana alat tersebut digunakan untuk mencapai tujuan yang lebih besar.
Peran Pendidikan Tinggi dalam Membentuk SDM Berkualitas
Gubernur Ansar mengutip pemikiran Nelson Mandela, yang menekankan bahwa pendidikan adalah senjata terkuat untuk mengubah dunia. Pendidikan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai tempat untuk mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai kekuatan utama dalam membentuk masa depan. Melalui pendidikan, kita dapat menyiapkan generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan siap berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat.
Makna Filosofis dari Prosesi Wisuda
Prosesi pemindahan tali toga yang dilakukan oleh para wisudawan memiliki makna filosofis yang dalam. Gubernur Ansar menjelaskan bahwa sisi kiri toga melambangkan masa studi yang penuh dengan logika dan analisis. Sebaliknya, sisi kanan toga melambangkan kesiapan untuk berkarya dengan inovasi, kreativitas, dan empati di tengah masyarakat.
“Pemindahan tali toga ini adalah simbol perubahan status dari pelajar menjadi intelektual dan agen perubahan,” ujarnya. Ini menandakan bahwa para wisudawan diharapkan untuk tidak hanya mengandalkan pengetahuan yang mereka peroleh, tetapi juga untuk menerapkannya dalam kehidupan nyata.
Strategi Pemerintah Provinsi dalam Meningkatkan Kualitas SDM
Gubernur Ansar juga memaparkan berbagai langkah strategis yang diambil oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan SDM. Beberapa langkah tersebut antara lain:
- Alokasi anggaran pendidikan sebesar 21 persen dari APBD.
- Program beasiswa bagi 1.187 mahasiswa dengan total anggaran Rp2,99 miliar untuk periode 2022 hingga 2025.
- Dukungan bagi tenaga pendidik di daerah terluar dan terpencil.
- Kolaborasi internasional dalam program pendidikan dan pelatihan.
- Pengembangan pusat unggulan pendidikan maritim di kawasan ASEAN.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kepulauan Riau, sehingga menghasilkan SDM yang kompeten dan siap menghadapi tantangan di era digital.
Dampak Positif dari Kebijakan Pendidikan
Upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi telah menunjukkan hasil yang positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepulauan Riau mengalami peningkatan signifikan, dari 79,89 pada tahun 2024 menjadi 80,53 pada tahun 2025. Hal ini menempatkan Kepulauan Riau di posisi teratas se-Sumatera dan peringkat ketiga di tingkat nasional.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi di daerah ini juga tercatat meningkat, mencapai 6,94 persen pada tahun 2025, menjadikannya sebagai yang tertinggi di Sumatera dan peringkat ketiga secara nasional. Tingkat pengangguran terbuka pun mengalami penurunan dari 6,89 persen menjadi 6,35 persen, menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan dan pengembangan SDM mulai memberikan dampak nyata.
Apresiasi Terhadap Wisudawan dan Civitas Akademika
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Ansar juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Dia menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya milik individu, tetapi juga merupakan kebanggaan bagi keluarga, almamater, dan daerah.
Ansar juga memberikan penghargaan kepada para dosen, guru besar, dan civitas akademika UMRAH atas dedikasi mereka dalam mendidik mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan studi. Tanpa dukungan dan bimbingan dari mereka, pencapaian ini tentu tidak akan terwujud.
Partisipasi Pihak Terkait dalam Acara Wisuda
Rektor UMRAH, Agung Dhamar Syakti, serta jajaran civitas akademika juga hadir dalam acara wisuda tersebut. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Provinsi Kepri, anggota DPRD Kepri, serta pimpinan instansi vertikal dan perguruan tinggi di Kepulauan Riau.
Partisipasi semua elemen ini menunjukkan dukungan yang kuat terhadap pengembangan pendidikan dan SDM di daerah, sehingga diharapkan dapat menciptakan generasi yang siap menghadapi tantangan di era Society 5.0.
Dengan demikian, wisuda ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan langkah awal bagi para wisudawan untuk menerapkan ilmu yang telah mereka peroleh dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, sesuai dengan tantangan yang ada di era digital saat ini.
